“Kestabilan jam
iterbium dapat membuka pintu bagi sejumlah aplikasi berguna yang membutuhkan
ketepatan waktu tingkat tinggi,” ujar Andrew Ludlow, fisikawan National
Institute of Stadards and Technology yang sekaligus menjadi penulis pendamping
dalam publikasi penelitian ini seperti dikutip Sky News Australia.
Fir-Line
Minggu, 08 September 2013
Jam Paling Akurat di Dunia
Sabtu, 07 September 2013
Cetak Tweet dengan Mesin Telegraf Kuno
Dasar mesin
yang terbuat dari kayu menyembunyikan alat cetak panas dan penggerak mikro
tambahnya. Mesin telegraf pada masanya dulu sering digunakan untuk menyebarkan
harga saham melalui jalur telegraf dan dicetak dengan mesin.
Jumat, 06 September 2013
Facebook Ancam Kesehatan Jantung
“Facebook
menyediakan sumber tak ternilai bagi pemenuhan kebutuhan dasar manusia untuk
koneksi sosial,” kata peneliti utama Dr Ethan Kross, seorang psikolog di
University Michigan seperti dikutip dalam laman Daily Mail. “Tapi bukannya
meningkatkan kesejahteraan, kami menemukan bahwa penggunaan Facebook justeru
menghasilkan hal yang berlawanan, hal yang merusak,” paparnya lagi.
Kamis, 05 September 2013
Tikus Tak Pernah Nyasar
Senin, 02 September 2013
Ibu Hamil Lebih Disukai Nyamuk
Penjelasan Sains tentang Kehidupan Abadi
Kini sains
dapat menjelaskan kebenaran ranah dan doktrin agama tersebut. Sebuah penelitian
ilmiah terbaru menunjukkan kematian bukanlah pemberhentian terakhir. Observasi ilmiah
yang dilakukan menyimpulkan kehidupan dan kematian ternyata berkorespondensi
dengan “alam lain” (multiverse). Paparan
ilmiah tersebut dijelaskan oleh teori ilmiah bernama biosentrisme. Menurut teori
ini, kendati tubuh dirancang untuk hancur sendiri, namun ada sebuah “energi”
yang bekerja dalam otak, yaitu “perasaan hidup” mengenai “siapakah saya”. “Energi
itu tidak musnah ketika manusia mati,” tulis ilmuwan terkemuka dunia dan
pengarang buku biocentrism, Robert Lanza. Teori sains tentang energi memang
menjelaskan hukum kekekalan energi. Menurut Lanza, energi “perasaan hidup” itu
tak tercipta, tapi juga tak bisa musnah. Kamis, 29 Agustus 2013
Reaksi Kimia pada Tubuh Saat Jatuh Cinta

Apapun pendapat
orang tentang suatu pasangan kita, kalau sudah cinta, logika menjadi nomer dua.
Apa yang terjadi dalam tubuh kita saat kita mengalami jatuh cinta? Ketika kita
jatuh cinta, ada banyak unsur kimia yang membanjiri sekitar otak dan tubuh kita.
Para peneliti mempelajari tentang pengaruh unsur-unsur kimia ini saat kita
jatuh cinta dan ketika kita berada dalam hubungan jangka panjang. Hormon estrogen
dan testosteron berperan dalam hal timbulnya hasrat seksual. Tanpa hormon ini,
kita mungkin tidak akan pernah masuk ke tahap “bercinta yang sebenarnya”.
Langganan:
Komentar (Atom)